Cermin di antara manusia dan Tuhan

Standard

Lingkar hitam menatap lekat, meringsut ke sudut sepi

Bercerita tentang pesona sanubari yang mendengkur nyaman

Turun dalam rona-rona merah yang jengah menyapa

Teka-teki terjelujur di tepian balut sempurna perangkul nafas

Gelombang hitam membelai rasa dalam diam

Berjingkat-jingkat dia mewarna surga

Membingkai panjang jejaring ramping perawan kokoh

Mencengkrami cinta di pekat semburat rimba peradu

Garis itu pun mengembang, melekukan sudut-sudut mentari

Menoreh garis-garis tari yang mewangi

Bukit hasrat bermunculan merekah hidup

Merentangkan seru hening yang merdu

Sempurna, gambaran-Mu

Advertisements

One response »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s